Societeit dari dekat_1948

This picture show us the close up of National Building or Societeit from the front. Now this building has rebuild become Regional Assembly of Bukit Tinggi. ________________________________ Sudah semenjak lama rasa penasaran ini menghantui kami “Serupa apakah bentuk Gedung Nasional atau yang dimasa Belanda bernama Societeit itu rupanya?” Banyak gambar nan kami dapati memperlihatkan gedung…

Chevrolet Viking

This is Chevrolet Viking 1957/1958, this vendor from America. In the past, many car from Europe and America here but after that Japanese take ofer and now the Chinese try to make the same things. Oh dear, from generation to generation the Indonesian taste become lower. ________________________ Tampaknya mobil Chevrolet Viking 1957/1958 ini banyak dijadikan sebagai…

Sekilas tentang Uztad Djinan Taib, asal Sarik Bukittinggi

Tulisan ini disalin dari postingan di blog; aswilblog.wordpress.com.  Ini satu lagi tokoh pejuang bangsa Indonesia yang luput dari perhatian kita. Agar lebih mudah membacanya, artikel diatas saya ketik ulang dibawah ini. 

Mengenang Kabinet Halim (1950): Pergumulan diantara dua raksasa

Hari ini 27 Desember 2009, RNW (Radio Nederland Wereld Omroep) Hilversum akan mengadakan acara 60 tahun Peringatan Penyerahan Kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat. Wartawan senior Rosihan Anwar telah bertolak ke Belanda atas undangan RNW untuk menghadiri beberapa acara yang sudah dipersiapkan seperti seminar dan siaran radio. Untuk Rosihan, ini merupakan napak tilas dalam kesaksiannya baik…

Kenang-kenangan Abdul Halim X

MENJADI MENTERI PERTAHANAN T: Kami ingin menanyakan kepada Bapak, sekitar masalah-masalah ketika Bapak menjadi Perdana Menteri R.I. di Yogyakarta. Masa-masa itu mung­kin sangat menarik, tapi belum pernah diungkapkan di mass media, atau katakanlah tidak pernah ditulis. Masalah itu mungkin saja sangat lucu bagi Bapak, atau sebaliknya Bapak tidak begitu senang atau malah men­dongkol dengan adanya…

Kenang-kenangan dr. Abdul Halim: Bab VIII

VIII. MENJEMPUT TOKOH-TOKOH PDRI T : (Pada) pertemuan-pertemuan kita yang telah lalu, mulai dari yang pertama sampai yang ke enam Bapak telah menceritakan kepada saya berbagai masalah yang Bapak alami sejak tahun 1942; sejak Jepang masuk, sampai ke Indonesia Merdeka dan kemudian tahun 1947. Sebelum Bapak menjadi Perdana Menteri Republik Indonesia di Yogya, ada masalah-masalah…

Kenang-kenangan dr. Abdul Halim: Bab VII

VII. BERKENALAN DENGAN SRI SULTAN HAMENGKU BUWONO IX. T: Bapak menyebutkan banyak tokoh dalam wawancara-wawancara terdahulu, Dua yang sangat menonjol adalah Sutan Sjahrir dan Sri Sultan Hamengku Buwono IX. J: Dimana itu. T: Dalam cerita-cerita Bapak sebelumnya. J: Ooooo Ya. T: Bapak menyebutkan, bertemu buat pertama kali dengan Sutan Sjahrir pada jaman Jepang, tetapi Bapak…

Kenang-kenangan dr. Abdul Halim: Bab VI

KOMISARIS PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA DIJAKARTA T: Pada pertermuan yang lalu Bapak bercerita bahwa Bapak akan mencerita­kan tentang tugas Bapak sebagai Komisaris Pemerintah Republik Indone­sia di kota Jakarta yang langsung bertanggung jawab kepada Dewan Mente­ri. Hal ini menurut Bapak terjadi tanggal 7 Juni 1947. Kemudian Bapak waktu itu akan menceritakan pengalaman Bapak ketika bertemu dengan Komisi…

Kenang-kenangan dr. Halim: Bab V.

MENCARI DEVISA T: Begini pak Halim, saya ingin tahu bagaimana pengalaman-pengalaman Bapak pada akhir tahun 1946 atau 1947. Ya, katakanlah sekitar saat Linggarjati dibicarakan dan kemudian diparaf, dan sampai kepada agresi I bulan Juli 1947. J: Saya pergi ke Singapore bersama-sama dengan Sutan Sjahrir, tanpa banyak bicara bawa bubuk opium, untuk dijual guna mendapatkan fonds…

Kenang-kenangan dr. Halim: Bab IV.

SATU ORANG DENGAN EMPAT PERISTIWA T: Pada pertemuan-pertemuan yang telah lalu Bapak telah menceritakankegiatan tahun 1945. Sekarang kami mengharapkan dari Bapak cerita-cerita di tahun 1946, dan bagaimana aktivitas Bapak pada tahun ter­sebut, kemudian bagaimana peranan Bapak terhadap masalah-masalah be­sar yang telah terjadi pada tahun 1946 itu, antara lain mungkin peranan Bapak sebagai tokoh politik dalam…