Hari Rayo Anam

Pada masa dahulu, sepekan setelah hari raya besar (Aidul Fitri), selepas menunaikan puasa di bulan Syawal, dirayakanlah hari raya yang bernama Hari Rayo Anam di negeri kita. Pada masa Hari Rayo Anam segala karib-kerabat dan handai-taulan yang tak terjelang semasa Hari Rayo Gadang diziarahi. Maka kembali ramailah orang perempuan menenteng bungkusan yang akan dibawa menjelang ke…

Hari raya kini..

Originally posted on kamang darussalam:
Gambar: https://www.penamerdeka.com Duduk termenung di tengah rumah, memandangi lapiak[1] nan telah terkembang, permadani Persia, kata sang anak. Dikirim sebelum hari raya tiba dari rantau. Kue hari raya telah tersaji, kebanyakan merupakan kue nan dibeli oleh anak-anaknya. Maklumlah mereka semua sibuk bekerja, jadi tak sempat membuat kue dari tangan sendiri. Berlainan…

Selamat Hari Raya Aidil Fitri 1439 H

Untaian kata takkan bermakna Barisan kalimat takkan terasa Apabila tiada ikhlas dan rela Pada hati nan mengucapkannya                            

Karikatur Anjing Rindukan Bulan

Indonesia nan dirindukan, amatlah banyak bangsa-bangsa nan hendak menguasainya sedari dahulu. Menjadi rebutan untuk dimiliki. Orang putih ataupun keling bahkan sampai ke kulit kuning. Mereka datang berganti-ganti, adapun anak negeri tetap dibawah mengais-ngais nan tercecer.      

Selamat Berpuasa 1439 H

Bulan Ramadhan atau di kampung kita menyebutnya dengan Bulan Puasa saja. Ialah bulan yang penuh akan cerita dan kenangan. Shalat Tarawih selepas mendengar kaji tuanku di surau atau ada jua nan mengaji selepasnya. Tadarus sampai malam bersama kanak-kanak, remaja, dan orang tua sehingga malam-malam bulan puasa suara orang mendendangkan ayat Qur’an saling sahut menyahut dar…

Bung Hatta & Pekan Buku 1954

Sumber: Madjalah Merdeka, No.38, Th. VII, 18 September 1954: 8 Catatan: Kunjungan Bung Hatta ke Pekan Buku Indonesia pertama ini menunjukkan kecintaan sang proklamator itu kepada buku. Pekan Buku Indonesia Pertama digelar di Jakarta pada Agustus/awal September 1954 yang diselenggarakan oleh N.V. Gunung Agung. Tujuannya:

‘POETOES ESA’ oleh Djamaloedin Tamin

Sekalipoen doenia dirasa kian hari bertambah kaloet dan sempit, lantaran kesengsaraan dan kemelaratan itoe telah menindas seoemoemnja Ra’ijat diini doenia; tetapi melihat keadaannja Ra’ijat jang telah sadar dari kemanoesiaannja, boekanlah kekaloetan dan kesengsaraan itoe akan menjebabkan Ra’ijat itoe tiada bisa bergerak mendjapai kemerdikaannja, malahan kemelaratan dan kesengsaraӓn Ra’ijat telah memaksa Ra’ijat itoe bergerak keras jang mana…

Tabib Ahmad Muchtar

“Mendapat gelar Dr. Dalam ‘ilmoe tabib di Sekolah Tinggi di Amsterdam, t. Dr. Mochtar, asal dari Bondjol, Soematera Barat. (Nieuwe Rott. Crt.).” *** Laporan majalah Pandji Poestaka, No. 24 dan 31, Tahoen V, 25 Maart 1927: 410 [Kronik]) tentang kesuksesan seorang putra Minangkabau asal Bonjol dalam meraih gelar doktor di bidang ilmu kedokteran di Universiteit van Amsterdam. Nama…

Menantu Jepang

Salmyah Madjid Usman dan Hasril Chaniago (Eds.), Memoar Siti Aminah Madjid Usman – Hiroko Osada: Kisah Hidup dan Perjuangan Seorang Putri Bangsawan Jepang untuk Kemerdekaan Indonesia. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2017, xxiv + 382 hlm, ISBN 978-979-461-904-9 Buku ini adalah sebuah dokumen yang berharga tentang sejarah pendudukan Jepang di Indonesia. Hiroko Osada alias Siti Aminah Madjid…