Salah satu kunjungan Bung Hatta ke Sumatera

Sebuah media melaporkan bahwa “tanggal 24 Agoestoes [1932] telah sampai di Djakatra sdr. Mohammad Hatta, dengan kapal Van der Heyden (Fikiran Ra’jat, Nomor 9, 26 Agoestoes 1932: 15 [Kroniek Indonesia]). Setelah sampai di tanah airnya lagi, sesudah tinggal di Eropa selama sekitar 11 tahun, Hatta berkali-kali pulang kampung ke Sumatera Barat, baik untuk urusan pribadi maupun untuk urusan dinas….

Mak Itam di Anai

Minang saisuak #291: ‘Mak Itam’ di Lembah Anai (1977) Foto yang kami turunkan dalam rubrik Minang saisuak kali ini mengabadikan jembatan kereta api di Lembah Anai di akhir 1970an. Di gambar itu terlihat ‘Mak Itam’ – sebutan untuk lokomotif uap oleh orang Minang – yang sedang menarik rangkaian gerbong yang membawa batu bara dari Sawahlunto menuju…

Sekilas tentang Uztad Djinan Taib, asal Sarik Bukittinggi

Tulisan ini disalin dari postingan di blog; aswilblog.wordpress.com.  Ini satu lagi tokoh pejuang bangsa Indonesia yang luput dari perhatian kita. Agar lebih mudah membacanya, artikel diatas saya ketik ulang dibawah ini. 

Kenang-kenangan dr. Abdul Halim: Bab IX

MEMBENTUK KABINET HALIM T: Kali ini kami mohonkan dr. A. Halim dapat menceritakan beberapa masalah sekitar terbentuknya Kabinet Halim di Yogya pada tahun 1950, dan persoalan-persoalan yang terjadi sebelum terbentuk Kabinet itu. J: Ya. Sebenarnya pada waktu itu saya tidak pernah impikan akan jadi Per­dana Menteri. Juga [saya] tidak pernah menginginkannya. Saya malahan sudah siap-slap…

Kenang-kenangan dr. Abdul Halim: Bab VIII

VIII. MENJEMPUT TOKOH-TOKOH PDRI T : (Pada) pertemuan-pertemuan kita yang telah lalu, mulai dari yang pertama sampai yang ke enam Bapak telah menceritakan kepada saya berbagai masalah yang Bapak alami sejak tahun 1942; sejak Jepang masuk, sampai ke Indonesia Merdeka dan kemudian tahun 1947. Sebelum Bapak menjadi Perdana Menteri Republik Indonesia di Yogya, ada masalah-masalah…

Kenang-kenangan dr. Abdul Halim: Bab VI

KOMISARIS PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA DIJAKARTA T: Pada pertermuan yang lalu Bapak bercerita bahwa Bapak akan mencerita­kan tentang tugas Bapak sebagai Komisaris Pemerintah Republik Indone­sia di kota Jakarta yang langsung bertanggung jawab kepada Dewan Mente­ri. Hal ini menurut Bapak terjadi tanggal 7 Juni 1947. Kemudian Bapak waktu itu akan menceritakan pengalaman Bapak ketika bertemu dengan Komisi…

Kenang-kenangan dr. Halim: Bab V.

MENCARI DEVISA T: Begini pak Halim, saya ingin tahu bagaimana pengalaman-pengalaman Bapak pada akhir tahun 1946 atau 1947. Ya, katakanlah sekitar saat Linggarjati dibicarakan dan kemudian diparaf, dan sampai kepada agresi I bulan Juli 1947. J: Saya pergi ke Singapore bersama-sama dengan Sutan Sjahrir, tanpa banyak bicara bawa bubuk opium, untuk dijual guna mendapatkan fonds…

Kenang-kenangan dr. Halim: Bab IV.

SATU ORANG DENGAN EMPAT PERISTIWA T: Pada pertemuan-pertemuan yang telah lalu Bapak telah menceritakankegiatan tahun 1945. Sekarang kami mengharapkan dari Bapak cerita-cerita di tahun 1946, dan bagaimana aktivitas Bapak pada tahun ter­sebut, kemudian bagaimana peranan Bapak terhadap masalah-masalah be­sar yang telah terjadi pada tahun 1946 itu, antara lain mungkin peranan Bapak sebagai tokoh politik dalam…

Kenang-kenangan dr. Abdul Halim: Bab II

II. MENJADI ANGGOTA BADAN PEKERJA KNIP T: Pada pertemuan sebelumnya, Bapak telah menceritakan kepada kami bahwa Bapak mendatangi Bung Karno pada tanggal 14 Agustus 1945. [Mengapa] Bapak mendatangi Bung Karno. J: Saya termasuk yang menginginkan Proklamasi hendaknya dilakukan se­belum Jepang formal menyerah. Karena itu saya datang kepada Bung Kar­no. [ Saya katakan] , keadaan sudah…

Kenang-kenangan dr. Abdul Halim: bab I

Tulisn ini disalin dari aswilblog.wordpress.com silahkan klik tautan pada akhir tulisan untuk menuju ke blog tersebut. Artikel ini ditujukan bagi generasi muda Indonesia yang mungkin belum banyak tahu atau bahkan belum pernah mendengar satu diantara sejumlah tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia yang seolah tenggelam dengan berlalunya sang waktu. Dr. Abdul Halim yang pernah menjabat Perdana Menteri RI…