Kekuatan Perempuan Minang

Bahkan dalam batas-batas dunia Melayu, Minangkabau adalah budaya yang terkenal akan kekuasaan Kaum Perempuannya. Perempuan mengontrol rumah tangga dan sawah; moralitas borjuasi Belanda dan sopan santun Jawa yang masih terkungkung masih belum masuk ke dataran tinggi Minangkabau. Jadi, perhatian perempuan Minangkabau tidak sepenuhnya cocok dengan Feminisme Jawa dan Eropa yang lebih tertindas dan bersikap menentang….

Perihal Kanak-kanak Perempuan

Diluar waktu mengaji, dari pukul 9 pagi sampai 6 sanjo, ia menolong ibunya tentang pekerjaan rumah tangga, seperti membeli ini, itu ka pasar, atau kalau sepertinya ia orang miskin, maka ibunya menyuruh akan dia pergi menjual kue-kue, akan penambah (penyisik-nyisik) belanja ayahnya; lagi uang belanja ka surau atau uang iyuran, sekepeng siang, sekepeng malam, pembeli…

Perempuan Minangkabau awal abad 20

Oleh karena itu berbangkitlah kami perempuan Hindia meusahakan diri sendiri hendak menuntut apa yang berguna dan wajib bagi kami perempuan, sebagai menjaga rumah tangga dan lain ikhtiar untuk pencari jalan penghidupan, seperti pada sebelah desa kecil yang ta’berapa jauhnya dari Fort de Kock (Koto Gadang) adalah kami mengadakan perkumpulan perempuan-perempuan saja, yakni untuk mempelajari kepandaian…

Woman Trader

Marktvrouwen met hun koopwaar, Fort de Kock, Sumatra`s Westkust || Market Women with their merchandise, Fort de Kock, Sumatra’s west coast. December 5, 1932 Looked this female trader, use veil and umbrella to cover them from the sunshine. This picture most likely taken above of Janjang Gantuang. __________________________ Perempuan di pasar dengan barang dagangan mereka, Bukit…

Jam Gadang & Pasa Batingkek 1970-1980

This picture have year 1970-1980, and there is a street beside Jam Gadang, in the front is Pasa Batingkek with gonjong roof. We can see few ladies walk in that street, looked their fashion style, there is no more Malay (Minangkabau) lady. _______________________ Gambar ini bertahunkan 1970-1980 dan masih ada jalan di samping Jam gadang,…

Pakaian Perempuan Minangkabau nan Sebenarnya

This is Minangkabau Lady in the year 1867. This is exactly the fashion syle in Minangkabau World with clothes covered all body, not like in present time who the said “This is modern..” in fact the back to uncivilized era. This lady has implements the philosophy “Adat Basandi Syara’ – Syara’ Basandi Kitabullah” (Custom Law based…

Pedagang Perempuan Minangkabau

The female merchant in Pasa Bawah at 1945, that is the explanation of this picture. We can see the Minangkabau woman cloth, called Baju Kuruang and Kains Saruang Batiak. In they used Tingkuluak (Veil) in their head and as merchant they have one more “kain saruang” in top of their head. Its use to put…