Hari Rayo Anam

Pada masa dahulu, sepekan setelah hari raya besar (Aidul Fitri), selepas menunaikan puasa di bulan Syawal, dirayakanlah hari raya yang bernama Hari Rayo Anam di negeri kita. Pada masa Hari Rayo Anam segala karib-kerabat dan handai-taulan yang tak terjelang semasa Hari Rayo Gadang diziarahi. Maka kembali ramailah orang perempuan menenteng bungkusan yang akan dibawa menjelang ke…

Menantu Jepang

Salmyah Madjid Usman dan Hasril Chaniago (Eds.), Memoar Siti Aminah Madjid Usman – Hiroko Osada: Kisah Hidup dan Perjuangan Seorang Putri Bangsawan Jepang untuk Kemerdekaan Indonesia. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2017, xxiv + 382 hlm, ISBN 978-979-461-904-9 Buku ini adalah sebuah dokumen yang berharga tentang sejarah pendudukan Jepang di Indonesia. Hiroko Osada alias Siti Aminah Madjid…

Seorang Pejabat berhaluan Ahmadiyah

“Haram melawan pendjajah Inggris? Datoek Poetih, seorang jang berasal dari Sumatra Barat, doloenja pernah djadi Demang, dan sekarang soedah masoek partij Ahmadi[j]ah Qadian, baroe[2] ini soedah sampai di Makkah. Disitoe dia dikoendjoengi oleh beberapa pemoeda2 Indonesia jang bertanja kepadanja tentang pergerakan Ahmadijah. Waktoe satoe dari jang hadlir bertanja (lihat s[oerat] ch[abar] ‘Radio’28 Aug[ustus): “Adakah engkoe tahoe gerakan Gandhi?”…

Pertumbuhan menjadi bahasa resmi

Dalam sebulan-dua bulan yang akhir ini bahasa Melayu menjadi buah perbincangan umum. Hampir tiap surat kabar memuatkan pikirannya. Orang-orang yang mencintai bahasa berunding dan bermusyawarah, bagaimana jalan yang sebaik-baiknya untuk memajukan bahasa itu dan untuk menjaga supaya bahasa itu jangan rusak oleh pengaruh yang tiada baik. Perkumpulan dan komisi didirikan orang berhubung dengan bahasa Melayu….

Athar, Hatta

Mohammad Athar atau lebih dikenal dengan Mohammad Hatta lahir pada tanggal 7 Jumadil Awal 1320 yang bertepatan dengan 12 Agustus 1902 di Kampung Aua Tajungkang  pada rumah berlantai dua yang di seberangnya terdapat jalan kereta api dengan latar Gunung Merapi & Singgalang yang selalu mengamati. Bung Hatta adalah anak kedua, kakaknya bernama Rafi’ah. Adapun dengan…

Kekuatan Perempuan Minang

Bahkan dalam batas-batas dunia Melayu, Minangkabau adalah budaya yang terkenal akan kekuasaan Kaum Perempuannya. Perempuan mengontrol rumah tangga dan sawah; moralitas borjuasi Belanda dan sopan santun Jawa yang masih terkungkung masih belum masuk ke dataran tinggi Minangkabau. Jadi, perhatian perempuan Minangkabau tidak sepenuhnya cocok dengan Feminisme Jawa dan Eropa yang lebih tertindas dan bersikap menentang….

Tradisi Menulis Bangsa Melayu

Pemakaian puisi, khususnya syair, membedakan masukan Minangkabau ke Poetri Hindia. Tidak ada usaha untuk meniru bentuk-bentuk prosa Eropa. Perempuan-perempuan Minangkabau – terlatih dalam silat lidah – percaya diri dan nyaman dengan gaya puisi Melayu Tradisional. Mereka menulis dalam sajak dan menyiratkan maksud mereka secara akrostik dan dalam metafora. Perempuan-perempuan ini sangat sadar bahwa masyarakat mereka…

Tuan, Engku, Rangkayo, & Encik

Sitti atau Siti pernah digunakan sebagai panggilan kehormatan yang padanannya sama dengan “Nona” oleh sebagian masyarakat Minangkabau. [Catatan Kaki No. 30 dalam Jeffrey Hadler. Sengketa Tiada Putus. Freedom Institut. Jakarta, 2010. Hal.252] Kemungkinan digunakan oleh masyarakat Minangkabau di pesisir hal mana panggilan ini sangat lazim pada masa dahulunya di Bandar Padang. Mungkin ada diantara tuan…

Perempuan Minangkabau awal abad 20

Oleh karena itu berbangkitlah kami perempuan Hindia meusahakan diri sendiri hendak menuntut apa yang berguna dan wajib bagi kami perempuan, sebagai menjaga rumah tangga dan lain ikhtiar untuk pencari jalan penghidupan, seperti pada sebelah desa kecil yang ta’berapa jauhnya dari Fort de Kock (Koto Gadang) adalah kami mengadakan perkumpulan perempuan-perempuan saja, yakni untuk mempelajari kepandaian…