Mengenang Kiprah dr. A. Halim di RSCM

Tulisan ini disalin dari blog; aswilblog.wordpress.com Artikel ini disusun untuk mengenang salah satu diantara tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia yang agak terlupakan selama ini dan telah meninggalkan kita 22 tahun yang lalu. Nama dr. Abdul Halim mungkin tidak terlalu dikenal oleh generasi muda sekarang. Dokter spesialis THT ini disebut oleh Rosihan Anwar sebagai politikus kesasar. Betapa tidak?…

Mengenang Kabinet Halim (1950): Pergumulan diantara dua raksasa

Hari ini 27 Desember 2009, RNW (Radio Nederland Wereld Omroep) Hilversum akan mengadakan acara 60 tahun Peringatan Penyerahan Kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat. Wartawan senior Rosihan Anwar telah bertolak ke Belanda atas undangan RNW untuk menghadiri beberapa acara yang sudah dipersiapkan seperti seminar dan siaran radio. Untuk Rosihan, ini merupakan napak tilas dalam kesaksiannya baik…

Kenang-kenangan Abdul Halim X

MENJADI MENTERI PERTAHANAN T: Kami ingin menanyakan kepada Bapak, sekitar masalah-masalah ketika Bapak menjadi Perdana Menteri R.I. di Yogyakarta. Masa-masa itu mung­kin sangat menarik, tapi belum pernah diungkapkan di mass media, atau katakanlah tidak pernah ditulis. Masalah itu mungkin saja sangat lucu bagi Bapak, atau sebaliknya Bapak tidak begitu senang atau malah men­dongkol dengan adanya…

Kenang-kenangan dr. Abdul Halim: Bab IX

MEMBENTUK KABINET HALIM T: Kali ini kami mohonkan dr. A. Halim dapat menceritakan beberapa masalah sekitar terbentuknya Kabinet Halim di Yogya pada tahun 1950, dan persoalan-persoalan yang terjadi sebelum terbentuk Kabinet itu. J: Ya. Sebenarnya pada waktu itu saya tidak pernah impikan akan jadi Per­dana Menteri. Juga [saya] tidak pernah menginginkannya. Saya malahan sudah siap-slap…

Kenang-kenangan dr. Abdul Halim: Bab VIII

VIII. MENJEMPUT TOKOH-TOKOH PDRI T : (Pada) pertemuan-pertemuan kita yang telah lalu, mulai dari yang pertama sampai yang ke enam Bapak telah menceritakan kepada saya berbagai masalah yang Bapak alami sejak tahun 1942; sejak Jepang masuk, sampai ke Indonesia Merdeka dan kemudian tahun 1947. Sebelum Bapak menjadi Perdana Menteri Republik Indonesia di Yogya, ada masalah-masalah…

Kenang-kenangan dr. Abdul Halim: Bab VII

VII. BERKENALAN DENGAN SRI SULTAN HAMENGKU BUWONO IX. T: Bapak menyebutkan banyak tokoh dalam wawancara-wawancara terdahulu, Dua yang sangat menonjol adalah Sutan Sjahrir dan Sri Sultan Hamengku Buwono IX. J: Dimana itu. T: Dalam cerita-cerita Bapak sebelumnya. J: Ooooo Ya. T: Bapak menyebutkan, bertemu buat pertama kali dengan Sutan Sjahrir pada jaman Jepang, tetapi Bapak…

Kenang-kenangan dr. Abdul Halim: Bab VI

KOMISARIS PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA DIJAKARTA T: Pada pertermuan yang lalu Bapak bercerita bahwa Bapak akan mencerita­kan tentang tugas Bapak sebagai Komisaris Pemerintah Republik Indone­sia di kota Jakarta yang langsung bertanggung jawab kepada Dewan Mente­ri. Hal ini menurut Bapak terjadi tanggal 7 Juni 1947. Kemudian Bapak waktu itu akan menceritakan pengalaman Bapak ketika bertemu dengan Komisi…

Kenang-kenangan dr. Halim: Bab V.

MENCARI DEVISA T: Begini pak Halim, saya ingin tahu bagaimana pengalaman-pengalaman Bapak pada akhir tahun 1946 atau 1947. Ya, katakanlah sekitar saat Linggarjati dibicarakan dan kemudian diparaf, dan sampai kepada agresi I bulan Juli 1947. J: Saya pergi ke Singapore bersama-sama dengan Sutan Sjahrir, tanpa banyak bicara bawa bubuk opium, untuk dijual guna mendapatkan fonds…

Kenang-kenangan dr. Halim: Bab IV.

SATU ORANG DENGAN EMPAT PERISTIWA T: Pada pertemuan-pertemuan yang telah lalu Bapak telah menceritakankegiatan tahun 1945. Sekarang kami mengharapkan dari Bapak cerita-cerita di tahun 1946, dan bagaimana aktivitas Bapak pada tahun ter­sebut, kemudian bagaimana peranan Bapak terhadap masalah-masalah be­sar yang telah terjadi pada tahun 1946 itu, antara lain mungkin peranan Bapak sebagai tokoh politik dalam…

Kenang-kenangan dr. Abdul Halim: Bab III

III. I am a loner T: Kali ini kami ingin tentang kegiatan Bapak setelah sidang pleno tanggal 16-17 Oktober 1945, terutama kegiatan Bapak dalam Badan Pekerja KNIP, sampai akhir tahun 1945, khususnya sampai kepindahan Bapak ke Yogyakarta. J: Saya sudah katakan bahwa saya memprotes sama Sutan Sjahrir ketika saya dipilih menjadi anggota Badan Pekerja. Tapi…