Tradisi Menulis Bangsa Melayu

Pemakaian puisi, khususnya syair, membedakan masukan Minangkabau ke Poetri Hindia. Tidak ada usaha untuk meniru bentuk-bentuk prosa Eropa. Perempuan-perempuan Minangkabau – terlatih dalam silat lidah – percaya diri dan nyaman dengan gaya puisi Melayu Tradisional. Mereka menulis dalam sajak dan menyiratkan maksud mereka secara akrostik dan dalam metafora. Perempuan-perempuan ini sangat sadar bahwa masyarakat mereka…

Tuan, Engku, Rangkayo, & Encik

Sitti atau Siti pernah digunakan sebagai panggilan kehormatan yang padanannya sama dengan “Nona” oleh sebagian masyarakat Minangkabau. [Catatan Kaki No. 30 dalam Jeffrey Hadler. Sengketa Tiada Putus. Freedom Institut. Jakarta, 2010. Hal.252] Kemungkinan digunakan oleh masyarakat Minangkabau di pesisir hal mana panggilan ini sangat lazim pada masa dahulunya di Bandar Padang. Mungkin ada diantara tuan…

Bung Hatta Diperkarakan

Rubrik Minang saisuak kali ini menurunkan foto Mohammad Hatta dan tiga kawannya yang baru dibebasakan dari penahanan yang dilakukan oleh Pemerintah Belanda terkait dengan aktifitas mereka dalam Perhimpunan Indonesia (De Indonesische Vereeniging). Seperti telah diuraikan oleh Harry Poeze dalam bukunya, Di Negeri Penjajah(2008:207-213), setelah Perhimpunan Indonesia (PI) berada di bawah kepengurusan Hatta dan kawan-kawan sejak awal 1923, perkumpulan pelajar…

Perihal Kanak-kanak Perempuan

Diluar waktu mengaji, dari pukul 9 pagi sampai 6 sanjo, ia menolong ibunya tentang pekerjaan rumah tangga, seperti membeli ini, itu ka pasar, atau kalau sepertinya ia orang miskin, maka ibunya menyuruh akan dia pergi menjual kue-kue, akan penambah (penyisik-nyisik) belanja ayahnya; lagi uang belanja ka surau atau uang iyuran, sekepeng siang, sekepeng malam, pembeli…

Tarikh

Kata ahli sejarah, sejarah itu tak melulu berkisah perihal orang-orang besar, para pemimpin negeri, panglima perang, ataupun kemenangan dan kekalahan. Melainkan sejarah itu juga mengisahkan kehidupan orang-orang kecil yang selama ini dipandang tak memberikan dampak pada jalannya sejarah suatu negeri. Sebut saja para pegawai, kuli dan pesuruh, para perempuan biasa yang kerjanya hanya di rumah,…

Perempuan Minangkabau awal abad 20

Oleh karena itu berbangkitlah kami perempuan Hindia meusahakan diri sendiri hendak menuntut apa yang berguna dan wajib bagi kami perempuan, sebagai menjaga rumah tangga dan lain ikhtiar untuk pencari jalan penghidupan, seperti pada sebelah desa kecil yang ta’berapa jauhnya dari Fort de Kock (Koto Gadang) adalah kami mengadakan perkumpulan perempuan-perempuan saja, yakni untuk mempelajari kepandaian…

Anggota Dewan Minangkabau yang pertama

Berikut disenaraikan nama-nama anggota Minangkabau Raad (Dewan Minangkabau) yang terpilih  dalam pemilihan awal menyusul didirikannya Dewan itu pada tahun 1938 yang disalin dari sumber yang disebutkan di bawah.

Rumah Gadang

Di Hari Rayo Anam ini perkenankan kami membawa tuan pesiar ke masa silam. Berikut ini kami lampirkan pandangan seorang pejabat pada Departemen Pertanian Amerika Serikat yang bernama David G. Fairchild dimana ia diundang untuk menjelajahi Dataran Tinggi Minangkabau pada abad ke-19. Berikut kutipannya: Interior rumah-rumah ini bukan tanpa kenyamanan-kenyamanan moderen dalam hal ranjang yang nyaman,…