The Fourty Stairs

Janjang Ampek Puluah, if we translate freely it will be The Fourty Stairs in English. This picture have year 1970-1980. We can see in this picture that the stairs still in cement and most of the house in there was from the colonial time. Now its change and full of shop, if there has a house, the shop covered it.

In the top we can see the Theater building, still same as the colonial time but its different now. We not sure when it changed, that building now has closed.

_________________________

Gambar ini bertahunkan 1970-1980, belum didapat tahun pastinya. Pada gambar dapat kita lihat kalau Janjang Ampek puluah masih sederhana belum diberi kerami, berlainan dengan masa sekarang yang telah berkerami. Pada gambar juga tampak bangunan rumah yang ada di sisi jalan masih berupa bangunan lama, kemungkinan peninggalan dari masa kolonial. Pada saat sekarang sebagian besar dari rumah-rumah tersebut sudah tiada, kalaupun ada maka hanya beberapa saja. Selain itu, kedai-kedai juga telah banyak didirikan di hadapan rumah-rumah tersebut sehingga bangunan rumah menjadi tertutupi dari arah janjang.

Nun jauh di atas sana tampak banguna bioskop, masih asli arsitekturnya berlainan dengan masa sekarang yang telah diubah. Bangunan bioskop ini pada masa sekarang sudah tak terpakai lagi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s