Bendi di Kampuang Cino

Sumber Gambar: Minangkabau Heritage

Bendi in Chinese Town, a Minangkabau Man with his traditional cloth who difficult to see on this time.

________________________________________

Bendi di Kampuang Cino, belum ada mobil yang parkir, masih lengang. Menarik melihat tulisan pada papan petunjuk yang berbunyi “Disini Menyeberang”

Seorang engku membawa atap seng dan menyewa bendi untuk mengantarkannya. Apakah ia baru tiba di Kampuang Cino atau hendak berangkat dari Kampuang Cino?

Coba tengok pakaian yang dikenakan oleh si engku, Sarawa (Celana) Solo[1], baju Taluak Balango[2], kain sarung di leher, serta tak lupa ialah Kopiah. Pada masa sekarang, sangat jarang lelaki Minangkabau berpakaian serupa ini.

___________________

Catatan Kaki:

[1] Ada pula yang menyebutnya dengan Sarawa Jao

[2] Ada pula yang menamainya dengan Baju Guntiang Cino

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s